Remaja Berinteleklual dalam komunikasi dan Informasi

           
             Pada zaman sekarang ini, banyak remaja indonesia yang menggunakan alat pendukung seperti komunikasi yang berupa media online yang sangat mudah dan banyak pengetahuan didalamnya. Remaja indonesia yang menguasai di bidang komunikasi dan informasi pastilah mereka berintelektual . intelektual bisa dikatakan suatu kepandaian atau kemahiran di bidangnya masing-masing.
          Sekarang remaja indonesia yang sudah menguasai komunikasi dan informasi di harapkan dapat menjadi harapan dan mengubah bangsa indonesia di kedepannya. Bangsa indonesia sudah mulai di kenal dunia dengan berbagai segi.
          Beberapa Hal yang mempengaruhi remaja (psikologis & psikososial) di Lingkungan :
Kutub Keluarga ( Rumah Tangga)
          Dalam berbagai penelitian yang telah dilakukan, dikemukakan bahwa anak/remaja yang dibesarkan dalam lingkungan sosial keluarga yang tidak baik/disharmoni keluarga, maka resiko anak untuk mengalami gangguan kepribadian menjadi berkepribadian antisosial dan berperilaku menyimpang lebih besar dibandingkan dengan anak/remaja yang dibesarkan dalam keluarga sehat/harmonis (sakinah).
          Kriteria keluarga yang tidak sehat tersebut menurut para ahli, antara lain:
a.     Keluarga tidak utuh (broken home by death, separation, divorce)
b.     Kesibukan orangtua, ketidakberadaan dan ketidakbersamaan orang tua dan anak di rumah
c.      Hubungan interpersonal antar anggota keluarga (ayah-ibu-anak) yang tidak baik (buruk)
d.     Substitusi ungkapan kasih sayang orangtua kepada anak, dalam bentuk materi daripada kejiwaan (psikologis).
Selain daripada kondisi keluarga tersebut di atas, berikut adalah rincian kondisi keluarga yang merupakan sumber stres pada anak dan remaja, yaitu:
a.     Hubungan buruk atau dingin antara ayah dan ibu
b.     Terdapatnya gangguan fisik atau mental dalam keluarga
c.      Cara pendidikan anak yang berbeda oleh kedua orangtua atau oleh kakek/nenek
d.     Sikap orangtua yang dingin dan acuh tak acuh terhadap anak
e.      Sikap orangtua yang kasar dan keras kepada anak
f.       Campur tangan atau perhatian yang berlebih dari orangtua terhadap anak
g.     Orang tua yang jarang di rumah atau terdapatnya isteri lain
h.     Sikap atau kontrol yang tidak konsisiten, kontrol yang tidak cukup
i.       Kurang stimuli kongnitif atau sosial
j.       Lain-lain, menjadi anak angkat, dirawat di rumah sakit, kehilangan orang tua, dan lain sebagainya.
Sebagaimana telah disebutkan di muka, maka anak/remaja yang dibesarkan dalam keluarga sebagaimana diuraikan di atas, maka resiko untuk berkepribadian anti soial dan berperilaku menyimpang lebih besar dibandingkan dengan anak/maja yang dibesarkan dalam keluarga yang sehat/harmonis (sakinah).

Kutub Sekolah
          Kondisi sekolah yang tidak baik dapat menganggu proses belajar mengajar anak didik, yang pada gilirannya dapat memberikan “peluang” pada anak didik untuk berperilaku menyimpang. Kondisi sekolah yang tidak baik tersebut, antara lain;
a.     Sarana dan prasarana sekolah yang tidak memadai
b.     Kuantitas dan kualitas tenaga guru yang tidak memadai
c.      Kualitas dan kuantitas tenaga non guru yang tidak memadai
d.     Kesejahteraan guru yang tidak memadai
e.      Kurikilum sekolah yang sering berganti-ganti, muatan agama/budi pekerti yang kurang
f.       Lokasi sekolah di daerah rawan, dan lain sebagainya.

Kutub Masyarakat (Kondisi Lingkungan Sosial)
          Faktor kondisi lingkungan sosial yang tidak sehat atau “rawan”, dapat merupakan faktor yang kondusif bagi anak/remaja untuk berperilaku menyimpang. Faktor kutub masyarakat ini dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu pertama, faktor kerawanan masyarakat dan kedua, faktor daerah rawan (gangguan kamtibmas). Kriteria dari kedua faktor tersebut, antara lain:
a.     Faktor Kerawanan Masyarakat (Lingkungan)
1)    Tempat-tempat hiburan yang buka hingga larut malambahkan sampai dini hari
2)    Peredaran alkohol, narkotika, obat-obatan terlarang lainnya
3)    Pengangguran
4)    Anak-anak putus sekolah/anak jalanan
5)    Wanita tuna susila (wts)
6)    Beredarnya bacaan, tontonan, TV, Majalah, dan lain-lain yang sifatnya pornografis dan kekerasan
7)    Perumahan kumuh dan padat
8)    Pencemaran lingkungan
9)    Tindak kekerasan dan kriminalitas
10)                       Kesenjangan sosial
b.     Daerah Rawan (Gangguan Kantibmas)
1)    Penyalahgunaan alkohol, narkotika dan zat aditif lainnya
2)    Perkelahian perorangan atau berkelompok/massal
3)    Kebut-kebutan
4)    Pencurian, perampasan, penodongan, pengompasan, perampokan
5)    Perkosaan
6)    Pembunuhan
7)    Tindak kekerasan lainnya
8)    Pengrusakan
9)    Coret-coret dan lain sebagainya

       Kondisi psikososial dan ketiga kutub diatas, merupakan faktor yang kondusif bagi terjadinya kenakalan remaja.
       Dan bisa di atasi dengan mengajaknya kepada yang benar. Agar remaja indonesia bisa lebih maju dari tahun ke tahun..
 
Sumber: http://himakomgts07.blogspot.com/2011/11/remaja-berinteleklual-dalam-komunikasi.html
Baca Selengkapnya...

Jauhkan Pemuda dari NARKOBA !!


Apa itu narkoba ?
                Itu hanyalah hal yang tidak penting dalam hidup kita.  Karena narkoba hanya memperpendek usia.Narkoba itu adalah singkatan dari sebuah kata yaitu narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah napza yang merupakan singkatan dari ‘Narkotika,Psikotropika dan Zat Adiktif‘.

Semua istilah ini, baik “narkoba” atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis. Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah.

Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD pun banayk yang terjerumus narkoba.


Baca Selengkapnya...

Himakom PCR

Mengutamakan demokrasi dalam bertindak adalah VISI yang diusung oleh angota HIMAKOM. Dan menjadikan Himakom sebagai Hima yang terdepan adalah MISI kami.


Struktur HIMAKOM 

 
Sejarah HIMAKOM
  • Berdiri Pada Tahun 2001
  • Dibentuk oleh mahasiswa Teknik Komputer 

Visi HIMAKOM
  • Diakui sebagai program studi unggulan di bidang Teknik Komputer dan Teknologi Informasi yang dapat bersaing secara global.

Misi HIMAKOM

  • Menyelenggarakan Sistem Pendidikan Profesional di bidang Teknik Komputer dan Teknologi Informasi yang Menghasilkan Sumber Daya Manusia, Barang (software dan hardware) dan Jasa (konsultasi ) yang berkualitas. 
  • Menghasilkan lulusan yang profesional/terampil dan ahli di bidang Teknik Komputer dan Teknologi Informasi, berpikir terbuka (open minded) serta siap bersaing di pasar global berdasarkan kompetensi dunia Industri pada tingkat Nasional maupun Internasional dengan menyediakan sebuah lingkungan belajar yang baik bagi mahasiswa. 
  • Ikut berperan aktif dalam pengembangan asosiasi profesi di bidang komputer dan teknologi informasi yang menunjang kelancaran hubungan institusional dengan masyarakat industri. Mengembangkan dan menerapkan nilai-nilai etika, moral agama dan moral akademis.
  • Mengembangkan Riset terapan yang terkait dengan bidang komputer dan Teknologi Informasi untuk melayani kebutuhan industri yang meliputi kebutuhan sumber daya manusia, konsultasi teknis dan penelitian. 
Baca Selengkapnya...

Inilah Kami

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT, tuhan yang maha esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayanya yang begitu besar. Atas semua karuniaNYA kami dapat mengikuti lomba blog di Politeknik Caltek Riau. Rasa terimah kasih juga kami ucapkan kepada seluruh pihak yng telah membantu kami.

Kami sadar dan percaya bahwa blog ini masih banyak kekurangan. Oleh karna itu segala kritik dan saran, kami terima dengan senang hati, demi kesempurnaan blog kami ini.

Akhirnya kami berharap mudah – mudahan blog ini bermanfaat buat kita semua. Amin Ya Robbal Alamin


Tim MAN 1 C : 
Baca Selengkapnya...